Kamis, 14 Agustus 2014

hy ndul

sebuah nama pada awalnya hanya serentetan kata yang mengandug doa hingga suatu hari bisa dijadikan sebuah pedoman menuju pemiliknya, atau bahkan menjadi bagian dari sejarah penting umat manusia.

hay ndul 

ketika aku merindukanmu apakah kau merindukanku?
ketika semua mulai melupakanku pakaah kau kan terus mengingatku?
semua tanya terpaku tepat didinding-dinding kepalaku
kertas usang kembali mengalunkan melodi kelasiknya
mereka menyeretku ketika awal kita berjumpa

jalanan sempit berbatu 
bau tanah saat hujan
suara riuh dikelas
papan tulis yang berdebu
guru yang galak-galak

hay ndul...
sejujurnya aku masih ingat suara tawamu
gurat senyum dibibirmu
suara merajuk serta marahmu
tapi apa daya kau selalu kembali terseyum ketika waktu mempertemukan kita pada satu ruang
satu takdir yang membuatku merasa beruntung berjumpa denganmu
aku merindukanmu, ndul.
semoga kau tentram dalam pelukanNya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar